Ok

This website uses tracking cookies and also third-party tracking cookies in order to send you targeted advertising and online services in line with your preferences. If you would like to know more or to disallow all or some cookies, click here. If you continue to navigate on this website you implicitly consent to the use of cookies.

We have made necessary updates to our Terms of Use and Privacy Policy. You can view the full details here: Terms of Service and Privacy Policy. The new terms and privacy policy go into effect on August 10th 2016, your continued use of myMoleskine confirms your agreement to these terms. If you have any questions please contact us at: privacy@moleskine.com. close

Banyak yang mengatakan bahwa bahwa motivasi itu ada dua, pertama motivasi dari luar dan kedua motivasi dari dalam.

Dan meyoritas sepakat bahwa motivasi yang paling kuat adalah motivasi yang munculnya dari dalam.

Hanya saja, yang terjadi di sekitar kita adalah begitu sulit kita akan termotivasi jika tak ada yang menyentil kita, dengan kata lain yang membuat motivasi kita muncul dari dalam juga harus dipancing dulu dari luar 😀

Itulah kenapa terkadang kita butuh yang namanya motivator yang bisa memotivasi kita, yang menemukan alasan terdalam kita kenapa kita harus action, dan yang bisa membuat semangat kita berkobar tanpa henti.

Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah harus motivator yang bisa memotivasi kita?

Jawabannya tentu tidak, karena terkadang kita malah termotivasi oleh hal-hal di sekitar kita yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya, seperti kisah-kisah yang kita dengar dari tetangga sebelah kita, atau dari semut yang berbaris di dinding.

Intinya, jika kita memperhatikan hal-hal kecil di sekitar kita, kita akan banyak menemukan banyak pelajaran berharga yang bisa kita jadikan peta hidup kita ke depannya.

Itulah kenapa, di https://lutfihamid.com sering sharing hal-hal kecil yang bisa dijadikan pelajaran untuk membangkitkan semangat dan motivasi kita, sehingga kita bisa menjalani hidup kita menjadi lebih baik lagi.

Meski begitu, masih banyak hal yang Lutfi Hamid tulis di web pribadinya belum bisa dikatakan sempurna, bahkan banyak kekurangan-kekurangan yang masih perlu diperbaiki, karena ia juga masih terus belajar, namun karena naluri sharingnya yang bisa dikatakan tinggi, sehingga apapun yang ia tangkap dan ia pelajari menjadi sekeping tulisan yang ia share di blognya dengan harapan banyak yang terinspirasi dan mendapatkan manfaat dari tulisan-tulisannya.
Karena itu, Lutfi Juga butuh masukan yang membangun agar konten websitenya menjadi lebih baik lagi, sehingga menjadi tempat berbagi inspirasi untuk para pencari pencerahan dalam menjalani hidup ini.

Kira-kira begitulah apa yang lutfi hamid lakukan dalam mengambil pelajaran, inspirasi, dan motivasi dari alam sekitar, dan membagikannya dalam bentuk tulisan sehingga bisa membuat orang lain juga mengambil pelajaran dari pengalamannya.

Comments

@

Not recently active